Sebuah peristiwa perjalanan yg di alami Nabi Muhammad SAW,tidak saja menembus luar angkasa di sekitar bulan. Bahkan sudah meluncur ke ufuk paling tinggi melalui sistem Pelanet, menerobos ruang langit yg luas, lanjut terus ke gugusan bintang bima sakti, menungkat kemudian mengarungi semesta alam hingga sampai ke ruang yg di batasi oleh ruang yg tak terbatas.
Kemudian sampailah Nabi Muhammad SAW di sebuah tempat, yg di sebut dalam Al'qur'an "Sidratul Muntaha". "dan dia Muhammad di ufuk yg tertinggi" (QS.An-Najm:7).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar